Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Yogyakarta Perkuat Jejaring Demokrasi di Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menghadiri Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra di Auditorium KPH Poerwokoesomo, Rabu (7/10/2026)

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menghadiri Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra di Auditorium KPH Poerwokoesomo, Rabu (7/10/2026)

Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta menghadiri Sidang Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra di Auditorium KPH Poerwokoesomo, Rabu (7/10/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan kelembagaan dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penguatan demokrasi di daerah.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menilai hubungan dengan perguruan tinggi penting untuk memperluas ruang edukasi dan partisipasi masyarakat dalam demokrasi.

“Bagi Bawaslu, membangun demokrasi tidak bisa dilakukan sendiri. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir kritis generasi muda. Karena itu, menjaga komunikasi dan membuka peluang kolaborasi dengan lingkungan akademik menjadi langkah penting untuk memperkuat kesadaran demokrasi dan pengawasan partisipatif di masyarakat,” ujar Andie.

Dies Natalis tahun ini mengangkat tema “Transformasi Digital dan Rekayasa Berkelanjutan dalam Menghadapi Era Perubahan Cepat”. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan dan kontribusi Universitas Janabadra dalam pendidikan tinggi sekaligus tantangan yang dihadapi di tengah perkembangan teknologi dan perubahan lingkungan strategis.

Dalam laporan tahunannya, Rektor Universitas Janabadra menyoroti transformasi digital sebagai perubahan dalam cara berpikir, belajar, bekerja, serta menghadirkan layanan pendidikan yang lebih bermutu

Dalam laporan tahunannya, Rektor Universitas Janabadra menyoroti transformasi digital sebagai perubahan dalam cara berpikir, belajar, bekerja, serta menghadirkan layanan pendidikan yang lebih bermutu. Perkembangan kecerdasan artifisial, transisi energi hijau, dan perubahan demografi turut menjadi bagian dari dinamika yang perlu diantisipasi perguruan tinggi dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja.

Menurut Andie, interaksi antara Bawaslu dan perguruan tinggi dapat menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengetahuan dan pengembangan kegiatan edukasi demokrasi yang relevan dengan generasi muda.

“Harapannya, hubungan kelembagaan ini tidak berhenti pada kehadiran dalam kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang memberi manfaat nyata. Mahasiswa dapat mengambil peran sebagai warga yang kritis dan bertanggung jawab, termasuk dalam mengawal proses demokrasi,” tambahnya.

Andie menekan interaksi antara Bawaslu dan perguruan tinggi dapat menjadi pintu masuk bagi pertukaran pengetahuan dan pengembangan kegiatan edukasi demokrasi yang relevan dengan generasi muda

Perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran kritis masyarakat, terutama generasi muda. Lingkungan akademik dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman demokrasi, mendorong partisipasi masyarakat, serta menumbuhkan sikap kritis dan bertanggung jawab.

Kehadiran Bawaslu Kota Yogyakarta dalam Dies Natalis ke-68 Universitas Janabadra diharapkan dapat menjaga jejaring yang telah terbangun dan membuka peluang kerja sama dalam pendidikan demokrasi serta pengawasan partisipatif, guna mendukung penguatan demokrasi yang partisipatif dan inklusif di Kota Yogyakarta.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171

Penulis: Asti
Foto: Prita
Editor: Melisa