Bawaslu Kota Yogyakarta Sampaikan Perkembangan Pengawasan dalam Pemantauan Situasi Politik
|
Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta menyampaikan perkembangan pelaksanaan tugas dan kegiatan kelembagaan dalam Rapat Tim Pemantauan Situasi Politik Kota Yogyakarta yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Kamis (3/9/2026). Forum yang berlangsung di Pendopo Kantor Kesbangpol Kota Yogyakarta tersebut menjadi ruang koordinasi lintas instansi untuk bertukar informasi mengenai perkembangan situasi di wilayah Kota Yogyakarta.
Rapat diikuti anggota Tim Pemantauan Situasi Politik yang terdiri atas unsur Pemerintah Kota Yogyakarta, Bawaslu, KPU, Polresta, Kodim, BINDA, Satpol PP, Diskominfosan, Bagian Tata Pemerintahan, dan Bagian Hukum Kota Yogyakarta. Masing-masing unsur menyampaikan laporan pemantauan periode April hingga Agustus 2026 sesuai dengan tugas dan kewenangannya.
Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menyampaikan sejumlah kegiatan dan perkembangan yang dilaksanakan Bawaslu selama Agustus 2026. Di antaranya Forum Konsultasi Publik (FKP) dan Evaluasi Standar Pelayanan Tahun 2026, koordinasi pengawasan partisipatif bersama Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JAMRUD), Konsolidasi Demokrasi, serta keterlibatan dalam kegiatan Aktualisasi Diri Pemimpin Serdik Sespimmen Dikreg ke-67 Sespim Lemdiklat Polri.
“Secara keseluruhan, kegiatan Bawaslu Kota Yogyakarta selama bulan Agustus 2026 menunjukkan adanya upaya berkelanjutan dalam memperkuat koordinasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengembangkan pengawasan partisipatif, serta memperkuat konsolidasi demokrasi,” ujar Andie.
Andie menjelaskan, sejumlah kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan. FKP, misalnya, menjadi ruang bagi Bawaslu untuk memperoleh evaluasi dan masukan dari masyarakat serta pemangku kepentingan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
Sementara itu, koordinasi dengan JAMRUD diarahkan untuk memperkuat keberlanjutan pengawasan partisipatif melalui jejaring masyarakat. Dalam pembahasannya, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, termasuk keterbatasan finansial komunitas. Kondisi tersebut menjadi bahan koordinasi lebih lanjut agar program dapat dikembangkan sesuai kapasitas dan kondisi yang ada.
Selain laporan Bawaslu, forum membahas perkembangan situasi dari masing-masing instansi. KPU Kota Yogyakarta menyampaikan perkembangan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos), sementara Diskominfosan menyampaikan sejumlah isu yang berkembang di masyarakat dan media.
Seluruh anggota tim didorong untuk terus menyampaikan perkembangan situasi, isu, maupun kejadian yang memerlukan perhatian bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah ditetapkan. Pertukaran informasi tersebut diharapkan mendukung pemantauan situasi yang lebih responsif sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Melalui keterlibatannya dalam tim, Bawaslu Kota Yogyakarta turut memperkuat koordinasi lintas instansi sekaligus menyampaikan perkembangan pengawasan yang berkaitan dengan kehidupan demokrasi di daerah.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171
Penulis: Fenti
Foto: Laras
Editor: Melisa