Dari Kampus ke Ruang Demokrasi, Bawaslu Kota Yogyakarta Buka Ruang Belajar bagi Mahasiswa
|
Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal kerja kelembagaan pengawasan pemilu secara langsung melalui program magang. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan penerimaan dan pelepasan mahasiswa magang yang digelar di Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta, Senin (31/8/2026).
Kegiatan dihadiri oleh dosen Universitas Alma Ata Yogyakarta, dosen UIN Sunan Kalijaga, Anggota Bawaslu Kota Yogyakarta, jajaran sekretariat, serta mahasiswa magang dari kedua perguruan tinggi.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Yogyakarta, Jantan Putra Bangsa, mengatakan program magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai kerja kelembagaan.
“Magang bukan sekadar kegiatan akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal kerja kelembagaan secara langsung,” ujar Jantan.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Yogyakarta, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa program magang dilaksanakan berdasarkan kerja sama Bawaslu Kota Yogyakarta dengan sejumlah perguruan tinggi. Mahasiswa juga mengikuti kurikulum magang yang dirancang untuk memberikan pengalaman praktis sekaligus mengembangkan kapasitas sesuai kebutuhan pembelajaran.
“Bawaslu Kota Yogyakarta telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi melalui nota kesepahaman. Kami juga memiliki kurikulum magang yang dirancang agar mahasiswa tidak hanya mengenal kerja kelembagaan, tetapi juga dapat mengembangkan kapasitas dan memperoleh pengalaman praktis selama menjalani program magang,” ujar Nurhayati.
Dosen Universitas Alma Ata Yogyakarta, Deden Hardan Gutama, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk menjalani program magang selama tiga bulan. Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung di lingkungan kelembagaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bawaslu Kota Yogyakarta yang telah menerima mahasiswa kami untuk belajar dan memperoleh pengalaman secara langsung di lingkungan kelembagaan,” ujar Deden.
Senada, Dosen UIN Sunan Kalijaga, Proborini Hastuti, menilai pengalaman magang di Bawaslu dapat melengkapi pembelajaran mahasiswa di bangku perkuliahan dengan mempertemukan teori dan praktik.
“Pengalaman di Bawaslu memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana teori yang dipelajari di kampus diterapkan dalam praktik kelembagaan dan pengawasan demokrasi,” kata Proborini.
Melalui program magang, Bawaslu Kota Yogyakarta dan perguruan tinggi memperkuat hubungan antara dunia akademik dan praktik kelembagaan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam memahami dan mengawal demokrasi.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171
Penulis: Sintia
Foto: Wanda
Editor: Meilinda