Bawaslu Kota Yogyakarta Gelar Knowledge Sharing, Angkat Literasi Aksara Jawa sebagai Spirit Pengawasan Demokrasi
|
Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan knowledge sharing bertajuk “Budaya Literasi Lokal sebagai Spirit Pengawasan Demokrasi Sesi 3” pada Kamis (23/4/2026) di Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta.
Kegiatan ini diikuti jajaran pimpinan, sekretariat, tenaga pendukung, mahasiswa magang, serta pegiat literasi. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas peserta terkait pentingnya literasi lokal sebagai bagian dari penguatan perspektif budaya dalam pengawasan demokrasi.
Dalam sesi ini, materi difokuskan pada pengenalan aksara Jawa, khususnya aksara pasangan, sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas lokal. Narasumber menjelaskan bahwa aksara Jawa merupakan sistem tulisan bersifat silabis (suku kata) yang memiliki bentuk dasar (aksara nglegena) dan bentuk turunan (aksara pasangan). Aksara pasangan berfungsi menghilangkan bunyi vokal pada aksara sebelumnya sehingga membentuk rangkaian kata yang tepat.
Peserta juga diajak memahami konsep dasar aksara Jawa, mulai dari pengenalan huruf, sandhangan (tanda vokal), hingga praktik membaca dan menulis. Penjelasan dilengkapi metode pembelajaran praktis, seperti metode pengelompokan bentuk aksara (Metode Prahana), untuk memudahkan peserta mengenali pola aksara.
Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa literasi lokal memiliki nilai strategis dalam memperkuat karakter dan integritas dalam pengawasan demokrasi. “Literasi lokal, seperti aksara Jawa, tidak hanya bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga menjadi landasan etis dalam menjalankan pengawasan demokrasi,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam diskusi dan praktik menulis aksara Jawa, khususnya dalam memahami penggunaan aksara pasangan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Yogyakarta mendorong integrasi nilai-nilai budaya lokal dalam pengawasan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga warisan budaya bangsa.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171
Penulis: Prita
Foto: Rhamadan
Editor: Melisa