Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Yogyakarta Tingkatkan Kualitas Dokumentasi Lewat Knowledge Sharing Fotografi

Bawaslu Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing bertema fotografi pada Rabu (13/5/2026) di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta

Bawaslu Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing bertema fotografi pada Rabu (13/05/2026) di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta

Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Knowledge Sharing bertema fotografi pada Rabu (13/5/2026) di Ruang Sidang Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Yogyakarta, jajaran sekretariat, serta mahasiswa magang sebagai upaya meningkatkan kapasitas dokumentasi dan publikasi kelembagaan.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, dalam sambutannya menyampaikan bahwa fotografi merupakan keterampilan penting yang mendukung publikasi dan diseminasi informasi kelembagaan. Menurutnya, kemampuan menghasilkan dokumentasi yang baik menjadi semakin relevan di tengah keterbatasan anggaran dan meningkatnya kebutuhan publikasi melalui media digital.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menekankan pentingnya kemampuan fotografi untuk mendukung publikasi kelembagaan

“Fotografi terlihat sederhana, tetapi memiliki arti yang sangat penting dan membutuhkan teknik yang benar. Apalagi di tengah keterbatasan anggaran yang membuat sebagian besar publikasi dilakukan secara daring,” ujarnya.

Materi disampaikan oleh Syafira Nayla selaku narasumber yang merupakan mahasiswa magang dari Sekolah Tinggi Multi Media “MMTC” Yogyakarta. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa fotografi merupakan seni dan teknik menangkap gambar menggunakan kamera dengan bantuan cahaya. Namun, foto yang baik tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknik, melainkan juga kemampuan memilih objek dan menyusun komposisi yang tepat.

Nayla memperkenalkan berbagai teknik komposisi fotografi, seperti rule of thirds, selective focus, komposisi diagonal, komposisi simetris, reflection photography, dan repetisi. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai konsep pencahayaan yang meliputi key light, fill light, dan back light.

Mahasiswa Magang dari STMM "MMTC" Yogyakarta memaparkan teknik-teknik komposisi fotografi

Ia juga memaparkan berbagai jenis fotografi, mulai dari fotografi manusia, human interest, olahraga, alam, arsitektur, hingga fotografi jurnalistik yang berfungsi menyampaikan informasi kepada publik. Beragam sudut pengambilan gambar (angle) turut diperkenalkan, seperti bird's eye view, high angle, eye level, low angle, dan frog eye. “Foto yang bagus bukan foto yang banyak, tetapi foto yang bermakna,” tegas Nayla.

Pada sesi diskusi, peserta membahas teknik dokumentasi kegiatan, termasuk pengaturan posisi saat foto bersama dan strategi pengambilan gambar dalam suatu acara. Menjawab pertanyaan peserta, Nayla menjelaskan bahwa penempatan posisi dalam foto kelompok umumnya mempertimbangkan jabatan terlebih dahulu, kemudian disesuaikan dengan tinggi badan dan komposisi visual agar hasil foto lebih proporsional.

Ia menjelaskan bahwa dokumentasi kegiatan sebaiknya tidak hanya berupa foto keseluruhan, tetapi dilengkapi dengan foto close-up yang disesuaikan dengan kebutuhan publikasi. Menurutnya, variasi pengambilan gambar tersebut penting untuk memperkuat pesan visual sekaligus memberikan gambaran kegiatan yang lebih detail dan menarik bagi publik

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme peserta. Melalui knowledge sharing ini, Bawaslu Kota Yogyakarta berharap kemampuan dokumentasi dan publikasi jajaran semakin meningkat. Dengan kemampuan fotografi yang semakin baik harapannya informasi mengenai kerja-kerja pengawasan dapat disampaikan kepada masyarakat secara lebih menarik, informatif, dan efektif.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171

Penulis: Melisa
Foto: Rhamadan
Editor: Winda