Lompat ke isi utama

Berita

Dari Jalanan Kota, Driver Online Suarakan Demokrasi Bersama Bawaslu

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta melakukan dialog sekaligus konsolidasi demokrasi bersama driver online roda empat dan roda dua

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta melakukan dialog sekaligus konsolidasi demokrasi bersama driver online roda empat dan roda dua

Yogyakarta — Suara demokrasi tidak hanya lahir dari ruang-ruang formal, tetapi juga tumbuh dari jalanan kota dan percakapan masyarakat sehari-hari. Hal itu tergambar dalam dialog yang digelar Bawaslu Kota Yogyakarta bersama beberapa driver online roda 4 dan driver online roda 2, Selasa (7/4/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung di Ayam Betutu Resto, Sleman, dimulai pukul 19.00 WIB dan berakhir pada 22.30 WIB. Dialog dipimpin langsung Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, bersama jajaran staf dalam rangka konsolidasi demokrasi melalui pendekatan dialog, wawancara, dan diskusi terarah.

Forum tersebut membahas realitas demokrasi, pengawasan partisipatif, serta aspirasi masyarakat Yogyakarta, dengan perspektif dari para driver yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga dari berbagai lapisan sosial.

Dalam dialog, para driver menyampaikan bahwa mereka kerap mendengar langsung berbagai keluhan masyarakat, mulai dari persoalan ekonomi, pelayanan publik, situasi sosial, hingga pandangan warga terhadap kondisi demokrasi saat ini. Posisi mereka yang berada di ruang mobilitas kota menjadikan driver online sebagai saksi hidup denyut aspirasi masyarakat.

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah harapan agar demokrasi tidak berhenti pada momentum pemilu semata. Para driver berharap masyarakat semakin berani menyampaikan kritik, mengawal kebijakan, dan memastikan para pemimpin tetap berpihak pada kebutuhan rakyat kecil.

Selain itu, para driver online roda 2 dan roda 4 juga berharap ada ruang komunikasi yang lebih rutin antara lembaga pengawas demokrasi dengan komunitas masyarakat pekerja, sehingga suara warga di tingkat grassroot dapat lebih cepat ditangkap dan ditindaklanjuti.

“Kami setiap hari bertemu banyak orang dan mendengar obrolan warga dari berbagai sudut kota. Harapan kami, suara masyarakat kecil yang sering terdengar di jalanan ini juga menjadi bagian dari penguatan demokrasi,” ujar salah satu driver roda 4 yang hadir dalam dialog.

Menanggapi hal tersebut, Andie Kartala menegaskan bahwa demokrasi yang kuat harus dibangun dari kesadaran kolektif masyarakat, termasuk kelompok pekerja yang hidup dekat dengan realitas sehari-hari warga.

Menurutnya, keterlibatan komunitas driver online menjadi bagian penting dalam memperluas pengawasan partisipatif dan membangun jejaring demokrasi yang lebih membumi.

Melalui forum ini, Bawaslu Kota Yogyakarta berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk mereka yang setiap hari menggerakkan roda kehidupan kota dari jalanan.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171

Penulis: Andie Kartala
Foto: Rofi