Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu dan KPU Kota Yogyakarta Perkuat Sinergi Edukasi Pemilih Pemula

Bawaslu Kota Yogyakarta mengundang KPU Kota Yogyakarta untuk berkoordinasi terkait program kerja sama edukasi demokrasi pemilih pemula (28/4/2026)

Bawaslu Kota Yogyakarta mengundang KPU Kota Yogyakarta untuk berkoordinasi terkait program kerja sama edukasi demokrasi pemilih pemula (28/4/2026)

Yogyakarta — Bawaslu Kota Yogyakarta bersama KPU Kota Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Sinergi Program Kerja Sama Edukasi Demokrasi Pemilih Pemula pada Selasa, (28/4/2026). Pertemuan yang dilakukan di Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta ini menegaskan komitmen kedua lembaga dalam menyiapkan pemilih muda yang cerdas dan partisipatif menuju Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memastikan program edukasi berjalan tepat sasaran. “Sinergi ini penting agar tidak terjadi ketimpangan sasaran, sehingga pendidikan demokrasi bisa merata dan berdampak,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Yogyakarta, Noor Harsya, menilai kerja sama ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di luar tahapan Pemilu. “Kita bisa fokus membangun pemilih pemula sejak awal sebagai bagian dari persiapan Pemilu 2029,” katanya.

Kolaborasi antara Bawaslu dan KPU Kota Yogyakarta ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program pendidikan politik kepada pemilih pemula di Kota Yogyakarta berjalan tepat sasaran

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Yogyakarta, Siti Nurhayati, menekankan perlunya pendekatan khusus bagi segmen pemilih pemula. “Di tingkat kota, fokus kita adalah pemilih pemula, sehingga konsep dan metode kegiatan harus disesuaikan agar lebih relevan,” jelasnya.

Menariknya, forum ini juga mulai merumuskan bentuk konkret program. Salah satunya melalui skema Training of Trainers (ToT) yang menyasar guru, kepala sekolah, hingga pengurus MPK. Mereka akan menjadi ujung tombak edukasi demokrasi di sekolah, yang kemudian dilanjutkan dengan roadshow dalam waktu relatif singkat.

Tak hanya membahas konsep besar, rapat juga menyentuh hal teknis—mulai dari penyusunan materi agar tidak tumpang tindih, hingga durasi ideal kegiatan. Secara bertahap, program ini telah disusun dengan timeline yang jelas mulai dari penyusunan kerja sama pada Mei, pengembangan modul di Juni, pelaksanaan Training of Trainers (ToT) pada Juli, hingga implementasi pendidikan demokrasi di sekolah-sekolah pada Agustus 2026.

Kolaborasi ini juga akan melibatkan Balai Dikmen, memastikan program yang dirancang benar-benar selaras dengan kebutuhan dan karakter siswa. Melalui sinergi ini, Bawaslu dan KPU Kota Yogyakarta menargetkan lahirnya pemilih pemula yang tidak hanya aktif, tetapi juga memahami proses demokrasi secara utuh.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171

Penulis: Winda
Foto: Rhamadan