Lompat ke isi utama

Berita

Magang di Bawaslu, Mahasiswa Belajar Langsung Dinamika Pengawasan Pemilu

Yogyakarta — Program magang di Bawaslu Kota Yogyakarta menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja sekaligus memahami praktik kelembagaan pengawasan Pemilu secara langsung. Pengalaman tersebut ditutup melalui kegiatan penarikan mahasiswa magang Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di Kantor Bawaslu Kota Yogyakarta, Kamis (10/9/2026), setelah menjalani program selama satu bulan.

Sebanyak enam mahasiswa UST dan tiga mahasiswa UAD terlibat dalam berbagai aktivitas kelembagaan dan pekerjaan sehari-hari Bawaslu Kota Yogyakarta. Selain memperoleh pengalaman teknis dan administratif, mahasiswa juga berbagi pengetahuan melalui materi komunikasi terapeutik, audit umum dan audit dana kampanye, serta penggunaan aplikasi Accurate. Mereka turut mengikuti kegiatan WASKITA serta memperoleh sertifikat Pendidikan Pengawas Partisipatif dan WASKITA dengan materi Public Speaking.

Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, mengapresiasi kepercayaan UST dan UAD yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di lingkungan Bawaslu.

“Bawaslu Kota Yogyakarta merasa mendapat kepercayaan untuk menjadi salah satu lembaga tempat mahasiswa memperoleh pengalaman dan pembelajaran secara langsung. Saya berharap pengalaman selama di sini dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memasuki dunia kerja,” ujar Andie.

Dosen UST, Sri Lestari Yuli Prastyatini, menilai pengalaman mahasiswa selama magang menjadi bagian penting dari pembelajaran di luar kampus. Sementara itu, dosen UAD, Besse Nur Fatimah Hefri, menyampaikan bahwa evaluasi dari Bawaslu menjadi masukan bagi perguruan tinggi untuk terus memperbaiki pelaksanaan program magang.

“Kami berharap kegiatan magang ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi proses pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Pengalaman yang mereka dapatkan di Bawaslu diharapkan bisa menjadi bekal ketika nantinya memasuki dunia kerja,” ujar Sri.

Komitmen keberlanjutan kolaborasi juga disampaikan dosen UST, Uum Helmina Chaerunisak. UST akan memprioritaskan Bawaslu Kota Yogyakarta sebagai salah satu pilihan tempat magang mahasiswa sekaligus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas program.

Bagi Bawaslu Kota Yogyakarta, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi dan perspektif generasi muda dalam mendukung kegiatan kelembagaan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang.

Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, Bawaslu Kota Yogyakarta terus membuka ruang pembelajaran yang mempertemukan pengalaman akademik dengan praktik kerja kelembagaan pengawasan Pemilu.

 

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171

Penulis: Wanda
Foto: Prita
Editor: Winda