Spiritualitas Menuju Birokrasi Bersih: Siraman Rohani Bawaslu Kota Yogyakarta
|
Yogyakarta — Memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Bawaslu Kota Yogyakarta menggelar kegiatan siraman rohani bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Yogyakarta pada Jumat (20/2/2026). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini, diikuti seluruh oleh seluruh pegawai Bawaslu Kota Yogyakarta.
Ketua Bawaslu Kota Yogyakarta, Andie Kartala, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk berkumpul dalam keadaan sehat di momentum hari Jumat pada minggu pertama bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa agenda rutin yang biasanya diisi dengan kegiatan jasmani dialihkan menjadi siraman rohani sebagai bentuk penguatan batin terutama pada bulan Ramadan. ”Pembangunan Zona Integritas tidak hanya menyangkut sistem, tata kelola, dan administrasi, tetapi juga integritas pribadi. Melalui kegiatan siraman rohani, harapannya birokrasi yang bersih lahir dari pribadi-pribadi yang bersih,” tegasnya.
Iwan Rustiawan, selaku narasumber dari Kemenag memaparkan makna dan hikmah puasa sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kualitas spiritual. Ia mengingatkan bahwa puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Merujuk pada Kitab Nashoihul ‘Ibad karya Imam Nawawi al-Bantani, ia menjelaskan enam perkara yang mengepung manusia, yakni godaan iblis, nafsu, hawa keinginan, dunia, anggota tubuh yang akan dimintai pertanggungjawaban, serta pengawasan Allah SWT atas seluruh perilaku dan niat manusia.
Ia menekankan pentingnya menjaga ketahanan rumah tangga dengan membiasakan adab dalam kehidupan sehari-hari di rumah. ”Adab salam ketika masuk rumah, menghidupkan rumah dengan bacaan Al-Qur’an, dapat meningkatkan keharmonisan dalam rumah tangga. Tak hanya itu, menjaga salat lima waktu tepat waktu, memperbanyak tilawah Al-Qur’an selama Ramadan, serta menjadikan bulan suci sebagai momentum perbaikan diri merupakan hal utama untuk membentuk pribadi yang lebih baik”, jelas Iwan.
Kegiatan siraman rohani bersama Kemenag rutin dilakukan setiap hari Jumat selama bulan Ramadan. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Yogyakarta berharap penguatan spiritual dapat berjalan seiring dengan penguatan tata kelola kelembagaan, sehingga terwujud birokrasi yang bersih, berintegritas, dan melayani masyarakat secara optimal.
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Yogyakarta
Jl. Nyi Ageng Nis No. 544, Peleman, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta 55171
Penulis: Rhamadan
Editor: Winda